-------------------------------------------------------------------------------------------------
AsAL UsUL, uSUT puNya uSut
Kota Tuban memiliki asal usul dalam beberapa versi yaitu yang pertama disebut sebagai TU BAN yang berarti waTU tiBAN (batu yang jatuh dari langit) yaitu batu pusaka yang dibawa oleh sepasang burung dari Majapahit menuju demak, dan ketika batu tersebut sampai di atas Kota Tuban, batu tersebut jatuh dan dinamakan Tuban. Adapun versi yang kedua yaitu berarti meTU BANyu berarti keluar air, yaitu peristiwa ketika Raden Dandang Wacana (Kyai Gede Papringan) atau Bupati Pertama Tuban yang membuka hutan Papringan dan anehnya, ketika pembukaan hutan tersebut keluar air yang sangat deras.
Hal ini juga berkaitan dengan adanya sumur tua yang dangkal tapi airnya melimpah, dan anehnya sumur tersebut dekat sekali dengan pantai tapi airnya sangat tawar. Ada juga versi ketiga yaitu TUBAN berasal dari kata 'Tubo' atau Racun yang artinya sama dengan nama Kecamatn di Tuban yaitu Jenu. Sejarah pemerintahan Kabupaten Tuban diawali ketika jaman Majapahit, tepatnya ketika peristiwa pelantikan RONGGOLAWE menjadi adipati Tuban yang pertama oleh Raja Raden Wijaya. Pelantikan itu terjadi pada tanggal 12 Nopember 1293, oleh karena itu HUT Kabupaten Tuban jatuh setiap 12 Nopember
-------------------------------------------------------------------------------------------------
LeTAK GeoGRafis TuBAn?
Luas wilayah Kabupaten Tuban 183.994.561 Ha, dan wilayah laut seluas 22.068 km2. Letak astronomi Kabupaten Tuban pada koordinat 111o 30' - 112o 35 BT dan 6o 40' - 7o 18' LS. Panjang wilayah pantai 65 km.
- Ketinggian daratan di Kabupaten Tuban bekisar antara 0 - 500 mdpl.
- Sebagian besar wilayah Kabupaten Tuban beriklim kering dengan kondisi bervariasi dari agak kering sampai sangat kering yang berada di 19 kecamatan, sedangkan yang beriklim agak basah berada pada 1 kecamatan.
- Kabupaten Tuban berada pada jalur pantura dan pada deretan pegunungan Kapur Utara. Pegunungan Kapur Utara di Tuban terbentang dari Kecamatan Jatirogo sampai Kecamatan Widang, dan dari Kecamatan Merakurak sampai Kecamatan Soko.
- Sedangkan wilayah laut, terbentang antara 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Bancar, Kecamatan Tambakboyo, Kecamatan Jenu, Kecamatan Tuban dan Kecamatan Palang. Kabupaten Tuban berada pada ujung Utara dan bagian Barat Jawa Timur yang berada langsung di Perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah atau antara Kabupaten Tuban dan Kabupaten Rembang.Tuban memiliki titik terendah, yakni 0 m dpl yang berada di Jalur Pantura dan titik tertinggi 500 m yang berada di Kecamatan Grabagan. Tuban juga dilalui oleh Sungai Bengawan Solo yang mengalir dari Gresik menuju Solo
(source : id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Tuban)
Terlihat luas dan letak yang strategis di pusat kota.ya,memang salah satu maskot kota Tuban adalah alun-alun, di sini terdapat b anyak sekali kenangan masa kecil saya yang sudah tak terbayangkan banyaknya pengalaman saat di alun-alun...sampai sekarang pun saya masih sering sekali pergi ke alun-alun, memang alun-alun kota Tuban ini memang sangat banyak fungsinya untuk masyarakat kota Tuban selain hiburan,alun-alun juga dipakai untuk acara resmi seperti pertemuan bupati dengan para tamu-tamu dari berbagai wilayah, dan juga alun-alun ini digunakan juga sebagai upacara kemerdekaan 17 Agustus,dan masih banyak lagi fungsi-fungsi lainnya...bahkan pak presiden dan pak wakil presiden juga pernah berkunjung ke sini dengan para menteri-menterinya,,,. Untuk pengetahuan saja bahwa sebelum adanya alun-alun yang sekarang,terdapat alun-alun kuno yang(luasnya 200x150 m2) pada abad ke 13, yang dulunya menjadi pusat pemerintahan kuno Kadipaten Tuban.
Alun-alun tersebut letaknya di desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding (kurang lebih 5 km sebelah Selatan alunalun (yang sekarang). Fu ngsi alun-alun kuno tersebut sekarang digunakan sebagai upacara perayaan bersih desa.
-------------------------------------------------------------------------------------------------
DaN....JENG..JENG..JENGMasjid Agung atau sebagian orang menyebutnya Masjid Jami', adalah masjid yang megah dan cukup menyita perhatian wisatawan dan pengunjung kota Tuban untuk melakukan berbagai kegiatan keagamaan islami,selain sebagai tempat perIbadahan, Masjid ini juga seb agai tempat istirahat Keluarga yang sedang jaquh berpergian dari luar kota. Arsitektur yang menarik membuatnya menjadi Point of Interest saat kit aberada di Alun-alun Tuban. Mesjid Raya Tuban dibangun th.1894,sekitar 115 tahun yang lalu yang pada waktu pemerintahan Raden Tumenggung Koessoemodigdo(Bupati Tuban ke XXXV) dan arsiteknya adalah seorang Belanda bernama H.M.Toxopeus dari B.O.W. (Burgelijke Openbare Werken).
Setelah berpuluh-puluh tahun sebagai tempat perIbadahan, akhirnya pemerintah dan Bupati melakukan Renovasi Masjid Agung ini dan menjadikannya berlipat-lipat megahnya dari dahulunya(bisa dilihat pada gambar di atas).dan di bawah ini menunjukkan renovasi masjid Agung yang sudah selesai dan terlihat gemerlap nan megah diwaktu malam hari.
Fantastis... LanJut mang......!




