Kalau bicara tentang "laut", wow...Tuban memiliki sejumlah keindahan laut yang luar biasa dan juga potensi laut yang dimanfaatkan masyarakat pesisir Tuban sebagai mata pencaharian sehari-hari, dimulai dari pantai Boom,bagi masyarakat Tuban, siapa yang tak tahu pantai boom yang memberikan nuansa berbeda ini...
ya...memang pantai ini sering sekali dikunjungi masyarakat Tuban khususnya pada waktu pagi hari buta, dan biasanya ramainya adalah pada waktu hari minggu. Sejarahnya, Pantai Boom merupakan pantai bersejarah yang pada zaman kejayaan Majapahit (abad ke XII) merupakan dermaga terbesar. Terletak di sebelah utara alun-alun Tuban dengan hanya 100 M dan merupakan daratan yang menjorok ke laut sepanjang 800 M. Dulunya Boom berfungsi sebagai dermaga tempat sandar kapal. Boom dibuat sebagai akibat dari terus mendangkalnya pantai Tuban sejak abad ke 16,sehingga kapal-kapal bes
ar harus berlabuh ditengah laut. Dengan dibuatnya Boom ini diharapkan kapalkapal yang berukuran sedang dapat merapat di Boom. Pantai Boom ini sering dimanfaatkan juga sebagai arena memancing bagi warga sekitar pantai. Dan pada waktu sore hari anda dapat melihat keindahan "Sunset" di ujung pantai ini. NAMUN sayang sekali....
Belakangan ini Pantai Boom seperti sudah seperti sesuatu yang luput dari perhatian pemerintah tentang penanganan kebersihan dan pengikisan pantai yang semakin lama semakin sempit jalan menuju aksesnya. Di samping badannya rusak digerus abrasi, menurut sejumlah informasi hamparan lahan yang semula menjadi sentra pohon kelapa kini telah hilang. ,Akibatnya Kharisma pantai ini lambat laun mulai meredup sedikit demi sedikit seperti sudah terabaikan. Saya berharap sekali pemerintah Tuban menangani masalah ini dan dianggapnya sebagai sebuah keseriusan karena pantai Boom adalah IDENTITAS Tuban yang harusnya dijaga dan dilestarikan.
Tak jauh dari itu,
Tuban juga menyajikan keasrian laut dengan membangun terminal baru yang bangunannya membelah tepi laut yang indah. Sesuai namanya, Terminal Baru adalah terminal yang merupakan pembaharuan dari Terminal lama yang sebelumnya terletak masih dalam hitungan di dalam kota. Terminal Baru Tuban ini sangat luas sekali sampai laut pun harus "dihurug". Terminal ini berdesain modern dan megah sangat berfungsi sebagai tempat per istirahatan. Tetapi, sepertinya letaknya sangat jauh dari kota dan menjadikan terminal ini sepi kios-kios penjual dan penumpang pun malas pergi kesana karena akses ke terminal jauh sekali dan penumpang lebih memilih untuk menunggu di tepi jalan. Dan pada akhirnya terminal ini juga terlihat sepi dan kurang antusiasme masyarakat.
LanJut mang......!
ya...memang pantai ini sering sekali dikunjungi masyarakat Tuban khususnya pada waktu pagi hari buta, dan biasanya ramainya adalah pada waktu hari minggu. Sejarahnya, Pantai Boom merupakan pantai bersejarah yang pada zaman kejayaan Majapahit (abad ke XII) merupakan dermaga terbesar. Terletak di sebelah utara alun-alun Tuban dengan hanya 100 M dan merupakan daratan yang menjorok ke laut sepanjang 800 M. Dulunya Boom berfungsi sebagai dermaga tempat sandar kapal. Boom dibuat sebagai akibat dari terus mendangkalnya pantai Tuban sejak abad ke 16,sehingga kapal-kapal bes
ar harus berlabuh ditengah laut. Dengan dibuatnya Boom ini diharapkan kapalkapal yang berukuran sedang dapat merapat di Boom. Pantai Boom ini sering dimanfaatkan juga sebagai arena memancing bagi warga sekitar pantai. Dan pada waktu sore hari anda dapat melihat keindahan "Sunset" di ujung pantai ini. NAMUN sayang sekali....Belakangan ini Pantai Boom seperti sudah seperti sesuatu yang luput dari perhatian pemerintah tentang penanganan kebersihan dan pengikisan pantai yang semakin lama semakin sempit jalan menuju aksesnya. Di samping badannya rusak digerus abrasi, menurut sejumlah informasi hamparan lahan yang semula menjadi sentra pohon kelapa kini telah hilang. ,Akibatnya Kharisma pantai ini lambat laun mulai meredup sedikit demi sedikit seperti sudah terabaikan. Saya berharap sekali pemerintah Tuban menangani masalah ini dan dianggapnya sebagai sebuah keseriusan karena pantai Boom adalah IDENTITAS Tuban yang harusnya dijaga dan dilestarikan.
Tak jauh dari itu,
Tuban juga menyajikan keasrian laut dengan membangun terminal baru yang bangunannya membelah tepi laut yang indah. Sesuai namanya, Terminal Baru adalah terminal yang merupakan pembaharuan dari Terminal lama yang sebelumnya terletak masih dalam hitungan di dalam kota. Terminal Baru Tuban ini sangat luas sekali sampai laut pun harus "dihurug". Terminal ini berdesain modern dan megah sangat berfungsi sebagai tempat per istirahatan. Tetapi, sepertinya letaknya sangat jauh dari kota dan menjadikan terminal ini sepi kios-kios penjual dan penumpang pun malas pergi kesana karena akses ke terminal jauh sekali dan penumpang lebih memilih untuk menunggu di tepi jalan. Dan pada akhirnya terminal ini juga terlihat sepi dan kurang antusiasme masyarakat.





